SEJARAH & PERKEMBANGAN

Universitas Islam Indonesia (UII) pada awalnya bernama Sekolah Tinggi Islam (STI), didirikan oleh beberapa tokoh nasional seperti Dr. Mohammad Hatta, KH. Abdulkahar Muzakkir, Moh. Roem, KH. A. Wahid Hasyim,KH. Mas Mansyur dan Moh. Natsir serta tokoh lainnya di Jakarta pada 8 Juli 1945. STI menjadi pendidikan tinggi nasional pertama di Indonesia yang kemudian berubah status menjadi universitas dan bernama Universitas Islam Indonesia pada 3 November 1947 sebagai respon keinginan dan kebutuhan untuk mengintegrasikan antara pengetahuan dan akhlak.

Pada tahun akademik 2018/2019, UII memiliki 8 (delapan) Fakultas, dengan 4 (empat) program Diploma Tiga, 24 (dua puluh empat) program Sarjana, 5 (lima) program Profesi, 10 (sepuluh) program Magister dan 3 (tiga) program Doktor. UII telah terakreditasi institusi A dan sebagian besar dari program studi di UII telah mendapat akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). UII memiliki jumlah mahasiswa aktif lebih dari 23.000 mahasiswa dan telah memiliki lebih dari 94.790 alumni hingga November 2018.

UII membangun Kampus Terpadu sejak tahun 1990 dengan lahan seluas 36 hektar di daerah sejuk di jalan Kaliurang km. 14,5. Di samping itu juga terdapat beberapa kampus di Kota Yogyakarta (Fakultas Ekonomi di Condong Catur, Kampus Demangan di Jl. Demangan Baru No. 24 serta Fakultas Hukum di Jl. Taman Siswa No. 158 dan Jl. Cik di Tiro No. 1).

FASILITAS

Kampus Terpadu UII telah dilengkapi berbagai fasilitas seperti masjid, poliklinik dan apotek, gelanggang olah raga, student convention centre, asrama mahasiswa, auditorium, bookstore (Periplus), serta fasilitas laboratorium (bersertifikai ISO 17025 dari Komite Akreditasi Nasional untuk Laboratorium Terpadu danLaboratorium Kualitas Lingkungan), e-learning (Moodle dan Google Classsroom), dan perpustakaan yang mendukung proses pembelajaran pada level perguruan tinggi.

KEMITRAAN

UII memiliki jaringan kerja sama dengan ratusan perguruan tinggi nasional, perguruan tinggi luar negeri, lembaga pemerintah dan industri. Dalam membangun jaringan kerja sama, UII menjadi salah satu penggagas jaringan kerja sama antar perguruan tinggi (Nationwide University Network in Indonesia) bersama 25 perguruan tinggi lain di Indonesia. Sebelum itu, UII juga telah melakukan kerja sama dengan perguruan tinggi Islam se-Asia tenggara.

Dalam jaringan dengan perguruan tinggi nasional, UII menjalin kerja sama antara lain dengan: Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Universitas Diponegoro, Universitas Sebelas Maret Surakarta, Universitas Gajah Mada, Universitas Bina Nusantara, Universitas Udayana, Akademik Kepolisian RI, serta berbagai perguruan tinggi yang tergabung dalam jejearing Nation University Network Indonesia (NUNI).

Pada tahun 2018, UII telah menjalin kerja sama aktif dengan perguruan tinggi dan lembaga penelitian luar negeri di berbagai benua antara lain Universiti Malaya, Universiti Sains Islam Malaysia, Rajamangala University of Technology, Burapha University, Queensland University of Technology, The Hague University of Applied Sciences, The Faith Mehmet Vakif University in Istanbul Turkey, University of Technology Petronas, University of Hawai’i at Manoa, Zhejiang University dan puluhan institusi mitra kerja sama aktif lainnya. Kemitraan dengan perguruan tinggi luar negeri tersebut memberikan kesempatan bagi sivitas akademika UII untuk memperluas mobilitas internasional dibidang akademik seperti penelitian kolaboratif, gelar ganda, pertukaran mahasiswa dan bentuk kerja sama lainnya.

Selain itu, kerja sama yang dijalin UII juga mencakup kemitraan dengan lembaga pemerintah, antara lain Kementrian Agama, Kementrian Sosial, Kementrian Perhubungan, Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Mahkamah Agung, Mahkamah Konstitusi, Komisi Yudusial, Dewan Perwakilan Daerah, Komisi Pemberantasan Korupsi, Pengadilan Tinggi dan Pengadilan Tinggi Agama dibeberapa daerah, Badan Standardisasi Nasional, Badan Perlindungan Konsumen Nasional, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban, serta beberapa pemerintah daerah tingkat propinsi, kabupaten dan kota.

UII melakukan kerja sama dengan kalangan industri dan asosiasi dalam berbagai bentuk kegiatan, antara lain penyediaan beasiswa, perekrutan lulusan UII, seminar, workshop, bantuan peralatan untuk laboratorium. Kalangan industri dan asosiasi yang melakukan kerja sama dengan UII antara lain Microsoft, Metrohm Netherands, SAP, Exxon Mobile Oil, Tifico, BRI, Bank Muamalat, Bank Mandiri, Bank Bukopin, Edugate, Acer, Cisco Networking Academy, Oracle, Ikatan Advokat Indonesia (DPP IKADIN), Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi), Asosiasi Notariat Indonesia (ANI), Ikatan Arsitek Indonesia, Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia, Asosiasi Tenaga Ahli Konstruksi Indonesia, PT. Bursa Efek Indonesia, PT. Asuransi Takaful, Metro TV, TV One, PT. Krakatau Steel, PT. Golden Energy Mines Tbk. dan lain-lain.